Kebanyakan pengunjung website usaha kecil membuka dari HP, membaca sebentar, lalu ingin bertanya. Kalau tombol WhatsApp hanya ada di halaman Kontak, sebagian besar dari mereka tidak akan mencarinya.
Satu tombol, di tempat yang sama
Taruh tombol WhatsApp di kepala halaman dan di setiap halaman produk. Namai tombolnya dengan tindakannya, misalnya Chat WhatsApp atau Tanya harga, bukan sekadar Kontak.
Isi pesannya dari awal
Link WhatsApp bisa membawa pesan yang sudah terisi. Di halaman produk, pesan itu sebaiknya menyebut nama produknya, jadi kamu langsung tahu apa yang ditanyakan tanpa perlu bertanya balik.
- Beranda: Halo, saya ingin konsultasi.
- Halaman produk: Halo, saya tertarik dengan pintu uPVC kamar mandi.
- Artikel: Halo, saya baru membaca artikel tentang …
Ukur dari mana chat datang
Pesan yang berbeda per halaman juga membantu mengukur: dari teks pembukanya kamu tahu halaman mana yang paling banyak mendatangkan pertanyaan.